30 Januari 2008

Konsep-Konsep Dasar Penelitian (Bagian 6)

F. POPULASI DAN SAMPEL

1. Statistik dan Parameter

Statistic, adalah ukuran yang berlaku bagi sampel.

Parameter, adalah ukuran yang berlaku bagi populasi.

Contoh:

2. Populasi Tak Hingga, Terhingga, Terjangkau, dan Tersedia

Uncountable Population, adalah populasi dengan ukuran yang sulit untuk dihitung jumlahnya.

Kesulitan terjadi karena:

a. Jumlahnya secara riil memang tak terhingga

b. Jumlahnya sangat besar, sehingga peneliti memerlukan waktu yang sangat lama untuk menghitungnya

c. Jumlahnya dipengaruhi oleh variabel waktu yang belum diketahui batasnya.

Dampaknya populasi secara konseptual dapat didefinisikan tetapi

ukurannya “tidak dapat” ditentukan.

Contoh: a. Jumlah benda angkasa di alam semesta.

b. Jumlah kendaraan yang lewat di jalanan kota Pontianak pada hari Minggu.

c. Jumlah pelanggan supermarket Garuda Mitra.

Countable Population, adalah populasi yang ukurannya dapat dihitung biasanya dengan menambahkan batasan (karakteristik) tertentu.

Populasi ini dapat merupakan accessible maupun nonaccessible population, tergantung dari sumber daya yang dimiliki oleh peneliti, baik waktu, tenaga, maupun biaya.

Contoh: Siswa SD se-Kalbar tahun 2007

Jumlah pelanggan Bank se-Kota Pontianak tahun 2006.

Reached/Accesible Population, adalah populasi yang penentuan karakteristiknya dilakukan agar jumlahnya dapat dijangkau oleh peneliti.

Contoh: a. Jumlah pelanggan supermarket Garuda Mitra pada tanggal 26 Februari 2007.

b. Siswa Kelas VIII SLTPN 2 Pontianak yang terdaftar pada Tahun Pelajaran 2006/2007

Available Population, adalah populasi yang tersedia yang dapat dijadikan sumber data dalam penelitian.

Terkadang meskipun jumlah populasi dapat dijangkau misalkan untuk jumlah “Siswa Kelas VIII SLTPN 2 Pontianak yang Terdaftar pada Tahun Pelajaran 2006/2007”. Namun ketika diadakan penelitian satu atau beberapa orang diantaranya tidak dapat diteliti baik karena telah meninggal dunia, berkunjung ke luar negeri, ataupun karena hal-hal lainnya. Sehingga yang dapat diteliti (tersedia) jumlahnya jadi berkurang.

Jika peneliti memperhitungkan hal ini, maka kondisi yang dianggap bakal berpengaruh terhadap ketersediaan populasi sebaiknya dimasukkan sebagai karakteristik populasi.

Contoh: Siswa Kelas VIII SLTPN 2 Pontianak yang terdaftar pada Tahun Pelajaran 2006/2007 yang tidak sedang berkunjung ke luar negeri.

3. Sampel Random dan Non Random

Sample, adalah sebagian dari populasi yang digunakan sebagai sumber data penelitian.

Sampel digunakan karena lebih efisien dibandingkan menggun akan populasi sebagai sumber data antara lain dalam hal:

a. Waktu

b. Tenaga

c. Biaya

d. Tingkat kerusakan yang lebih kecil

dengan efektivitas (tingkat akurasi) yang dapat dikatakan sebagai ”sama baiknya”.

Random Sample, adalah sebagian dari populasi yang diambil secara random sehingga memenuhi prinsip probabilitas, baik yang bersyarat (conditional probability) maupun tidak (unconditional probability).

Teknik random sampling ini dapat berupa:

a. Simple Random Sampling

b. Stratified Random Sampling

c. Cluster Random Sampling

d. Proportional Random Sampling.

Dalam pelaksanaannya penentuan sampel secara random antara lain dapat menggunakan:

a. Cara undian/arisan

b. Tabel bilangan random

c. Lemparan dadu

d. Kalkulator

e. Komputer.

Non Random Sample, adalah bagian dari populasi yang diambil tidak secara random.

Teknik non random sampling ini dapat berupa:

a. Purposive Sampling

b. Accidental Sampling

c. Quota Sampling.

2 komentar:

Nadya Alfi Fauziyah mengatakan...

terimakasih... sangat membantu tugas akhir saya

Unknown mengatakan...

terima kasih sangat membantu